Manfaat Utama Olahraga

Manfaat Utama Olahraga/ Exercise adalah:

  • Mempertinggi metabolisme Anda sehingga Anda membakar kalori lebih setiap hari, sehingga bisa digunakan untuk program menurunkan berat badan.
  • Meningkatkan kapasitas aerobik Anda (tingkat kebugaran). Ini memberikan kemampuan untuk menjalani hari Anda dengan relatif lebih sedikit energi (efisien).
  • Menjaga dan memperkuat otot Anda. Latihan juga meningkatkan daya tahan otot Anda.
  • Mengurangi tekanan darah Anda.
  • Meningkatkan oksidasi (pembakaran dan penggunaan) lemak.
  • Meningkatkan HDL (baik) kolesterol.
  • Membuat jantung memompa lebih efisien dengan meningkatkan stroke volume.
  • Peningkatan konsentrasi hemoglobin dalam darah Anda. Hemoglobin adalah bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
  • Mengurangi kecenderungan darah untuk membeku dalam pembuluh darah. Hal ini penting karena gumpalan kecil perjalanan dalam darah sering menjadi penyebab serangan jantung dan stroke.
  • Meningkatkan kekuatan tulang .
  • Memicu munculnya pembuluh darah baru di jantung dan otot lainnya.
  • Memperbesar arteri yang memasok darah ke jantung.
  • Mengurangi tingkat darah trigliserida (lemak).
  • Meningkatkan kontrol gula darah .
  • Memperbaiki pola tidur.
  • Meningkatkan efisiensi dari sistem pencernaan yang dapat mengurangi kejadian kanker usus besar.
  • Meningkatkan ketebalan tulang rawan pada sendi yang memiliki efek perlindungan pada sendi.
  • Mengurangi risiko wanita mengembangkan endometriosis sebesar 50%.
  • Meningkatkan jumlah darah yang mengalir pada kulit sehingga terlihat dan merasa lebih sehat.
  • Latihan, di samping semua manfaat fisiologi dan anatomi, membuat anda merasa jauh lebih bugar.

olahraga sebelum sarapan

Kompas.com – Berlari dengan perut kosong ternyata bukan ide yang buruk. Meski kebanyakan atlet mengonsumsi makanan sebelum latihan, ternyata berolahraga dengan perut kosong bisa membakar lemak lebih cepat.

Hal tersebut telah dinyatakan dalam berbagai bukti penelitian. Yang terbaru, para peneliti dari Eropa menemukan bahwa para atlet sepeda yang berlatih tanpa makan dulu secara siginifkan lemaknya terbakar lebih banyak dibanding atlet yang makan.

Otot kita mendapat energi dari karbohidrat, itu sebabnya kebanyakan atlet seperti Lance Amstrong biasanya mengonsumsi sejumlah kecil makanan sebelum bersepeda. Namun, bila kita makan sesaat sebelum olahraga, tubuh tidak memiliki cadangan karbohidrat. Sehingga yang dibakar adalah lemak.

“Bila kita berolahraga dengan perut kosong, kadar adrenalin meningkat dan insulin rendah. Rasio itu tepat untuk otot memecah lebih banyak asam lemak,” kata Peter Hespel, pakar psikologi olahraga dari Belgia.

Dalam penelitiannya terhadap para atlet sepeda diketahui meski perut kosong menyebabkan performa menurun, namun jumlah lemak yang dibakar jauh lebih banyak.

Pada tahun 2008 Hespel juga melakukan penelitian untuk mengetahui efek daya tahan olahraga bila kita berolahraga dengan perut kosong. Ternyata sejumlah protein dibutuhkan untuk memproses lemak. Ini berarti lemak akan terbakar lebih banyak jika sebelum olahraga kita tidak makan.

Karbohidrat dinilai akan menggangu proses metabolisme lemak, karena itu lebih baik berolahraga sebelum waktu sarapan.

Namun pakar lain menilai, pembakaran lemak tersebut tidak terlalu banyak artinya untuk orang yang ingin menguruskan badan. Mengapa? Karena lemak yang dibakar adalah lemak yang terdapat dalam otot. “Pembakaran lemak otot tidak akan berpengaruh pada lemak tubuh secara keseluruhan,” kata Andrew Greenberg, direktur laboratorium Obesitas dan Metabolisme dari Tufts University.

Lagipula, olahraga dengan perut kosong bisa membuat performa buruk karena kita butuh bahan bakar energi untuk melakukan latihan yang intensif. “Bila kadar gula darah rendah, tentu kita tidak bisa berolahraga sebaik saat tubuh berenergi,” kata Dr.Alexis Chiang Colvin, ahli kedokteran olahraga.?

Ternyata olahraga sebelum sarapan akan membakar lemak jauh lebih banyak meskipun performa olahraga menurun, Pernah olahraga sebelum sarapan?, Gimana rasanya?