Penjelasan Mengenai Hamil 3 Bulan Berat Badan Turun

Penjelasan Mengenai Hamil 3 Bulan Berat Badan TurunSecara umum kehamilan sering diikuti dengan pertambahan berat badan ibu hamil, dimana peningkatan berat badan pada usia kehamilan trimester I umumnya antara 1-2 kg. Namun bisa juga seorang ibu hamil tidak mengalami peningkatan berat badan, bahkan ada sebagian ibu hamil 3 bulan justru mengalami penurunan berat badan. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, dan bisa anda ketahui melalui penjelasan secara lengkap mengenai bagaimana kondisi hamil 3 bulan berat badan turun seperti yang telah dirangkum di bawah ini.

Hamil 3 Bulan Berat Badan Justru Turun

Masa kehamilan yang biasanya diikuti dengan peningkatan pada berat badan bisa saja tidak mengalami peningkatan berat badan namun justru mengalami penurunan berat badan. Terutama pada masa kehamilan trimester I dimana keadaan ibu hamil masih sering mengalami mual muntah atau morning sickness. Kondisi morning sickness tersebut bisa memicu penurunan berat badan akibat kurangnya asupan makanan yang bisa diterima oleh ibu hamil.

Salah satu kondisi ibu hamil 3 bulan yang mengalami penurunan berat badan bisa diakibatkan adanya hyperemesis gravidarum (HEG), yaitu berupa kondisi mual dan muntah yang terjadi secara terus menerus sehingga menyebabkan kehilangan berat badan.

Perubahan Bentuk Perut Ibu Hamil 3 Bulan

Perubahan Bentuk Perut Ibu Hamil 3 BulanKehamilan menjadikan perut ibu berubah karena pengaruh perkembangan janin yang sedang dikandung, semakin lama usia kehamilan tentu menjadikan bentuk perut menjadi semakin membesar. Meski demikian antara ibu hamil yang satu dengan yang lain seringkali memiliki ukuran perut yang tidak sama meskipun dalam usia kehamilan yang sama. Hal ini dipengaruhi oleh fakto-faktor tertentu seperti misalnya berat badan, usia saat hamil maupun kehamilan anak yang ke berapa. Lalu bagaimanakah bentuk perut ibu hamil 3 bulan? Berikut ini adalah penjelasannya untuk anda.

Berbagai Bentuk Perut Ibu Hamil 3 Bulan

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa bentuk perut ibu hamil 3 bulan bisa saja berbeda antara ibu hamil yang satu dengan yang lain akibat adanya faktor yang mempengaruhi, seperti penjelasan berikut ini.

Ukuran perut ibu hamil bukan tidak serta merta berpengaruh pada berat badan bayi, ada kalanya bentuk perut ibu hamil 3 bulan tampak besar padahal janin yang dikandungnya berukuran rata-rata. Hal ini bisa dipengaruhi oleh berat badan ibu hamil yang memang sudah gemuk sebelumnya. Kemungkinan lainnya adalah adanya pengaruh cairan ketuban yang berlebih sehingga menjadikan bentu perut ibu hamil 3 bulan tampak lebih besar.

Pada kehamilan usia 3 bulan atau trimester I, biasanya bentuk perut ibu hamil belum terlihat membesar, hal ini dikarenakan pertumbuhan janin baru beberapa sentimeter. Meski demikian pada masa ini dianggap sangat penting karena perkembangan berbagai organ vital dimulai pada masa ini.

Penjelasan Bentuk Perut Ibu Hamil Yang Tidak Kentara

Beberapa ibu hamil seringkali memiliki bentuk perut yang tidak begitu besar meskipun usia kehamilan telah mencapai lebih dari 3 bulan. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah karena merupakan kehamilan yang pertama dimana otot perut masih kencang sehingga janin melekat erat dan terletak tinggi. Selain itu tinggi badan ibu hamil juga bisa berpengaruh pada bentuk perut yang tidak kentara meskipun tengah hamil. Hal ini bisa disebabkan karena luasnya ruang dalam tubuh ibu untuk perkembangan janin sehingga rahim tidak terlalu terdorong ke depan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai bentuk perut ibu hamil 3 bulan, dalam hal ini yang terpenting adalah tetap menjaga asupan nutrisi yang penting untuk pertumbuhan janin selama kehamilan. Semoga bermanfaat.

Pergerakan Janin 4 Bulan di Dalam Kandungan

Pergerakan Janin 4 Bulan di Dalam KandunganKehamilan usia empat bulan masih merupakan bulan-bulan awal meskipun telah masuk ke dalam trimester kedua, selain itu gejala-gejala kehamilan seperti mual dan pusing pun masih akan dialami. Meskipun begitu, terdapat banyak perubahan pada janin 4 bulan di dalam kandungan sang ibu. Di antaranya dari segi fisik yang mengalami banyak perubahan. Pada bulan keempat ini, janin sudah hampir menyerupai bayi seutuhnya meskipun tubuhnya belum memiliki banyak lemak dan hal itu menyebabkan janin tampak keriput. Kemudian jari jemari yang mulai terbentuk sempurna dan tampak mengepal, lalu tulang-tulang rawan di kepala mulai mengeras. Selain itu juga bulu alis dan bulu mata mulai tumbuh sehingga janin tampak seperti manusia hanya saja belum sempurna.

Usia kandungan 4 bulan juga membat perut Anda semakin besar karena seiringnya pertumbuhan. Lalu pergerakan janin sudah mulai terasa meskipun Anda tidak akan setiap saat merasakannya sebab gerakan-gerakan yang dibuat masih cenderung halus dan lemah. Kelopak mata yang sudah terbentuk di wajah janin pun sudah bisa bergerak. Lalu janin mulut juga sudah bisa membuka dan menutup. Kadang-kadang Anda akan merasakan pergerakan samar di dalam rahim dan itu akan berlanjut menguat ketika masuk bulan kelima. Fase-fase dalam kehamilan ini harus disikapi dengan baik dan hindari hal-hal yang dapat mengancam kesehatan bayi. Jangan lupa untuk memakan makanan bergizi baik agar pertumbuhan janin tidak terhambat. Tidak terkecuali dengan janin 4 bulan yang masih membutuhkan perjalanan panjang untuk lahir ke dunia dengan kondisi yang sehat.

Posisi Tidur yang Baik Ketika Hamil 4 Bulan

Posisi Tidur yang Baik Ketika Hamil 4 BulanPada dasarnya ketika usia kehamilan masih awal, ibu hamil bisa tidur dengan posisi apa saja yang membuatnya nyaman. Hal ini karena janin masih kecil sehingga tidak begitu mempengaruhi sang ibu. Selain itu, janin dalam rahim mengapung di dalam cairan ketuban dan memiliki ruangannya sendiri sehingga tidak terpengaruh oleh posisi tidur ibunya. Namun seiring usia kehamilan bertambah, misalnya ketika hamil 4 bulan, maka perut semakin membesar karena janin semakin berkembang dengan sempurna. Oleh akrena itu perlu diperhatikan bagaimana posisi tidur yang baik agar sekaligus memberikan manfaat kepada pertumbuhan janin, selain untuk kenyamanan sang ibu sendiri. Posisi tidur yang lazim digunakan oleh orang adalah posisi tengkurap, miring, dan terlentang. Lalu posisi apa yang diklaim terbaik oleh pakar kesehatan ketika dalam masa kehamilan 4 bulan?

Posisi tengkurap bisa dilakukan apabila usia kehamilan masih muda dan belum menginjak 14 minggu. Lama-lama akan terasa tidak nyaman karena Anda harus menyokong paha menggunakan bantal untuk menyeimbangkan perut yang besar. Sementara itu tidur terlentang akan membuat beban tubuh semuanya diberikan pada bagian belakang tubuh seperti pada usus dan vena cava inferior. Selain itu dengan terlentang dapat menyebabkan sakit pinggang serta wasir dan mengganggu pernapasan. Pada usia kehamilan trimester kedua, tidur terlentang dapat mempengaruhi tekanan darah. Posisi tidur yang paling baik untuk ibu hamil apalagi jika usia kehamilan semakin membesar adalah dengan posisi miring.

Mengapa Tidur Dengan Posisi Miring Merupakan Yang Terbaik Ketika Hamil 4 bulan?

Tidur dengan posisi miring, tepatnya miring ke sebelah kiri bagi ibu hamil 4 bulan dapat memberikan keuntungan bagi janin. Posisi miring ke kiri membuat aliran darah yang dibutuhkan janin lebih lancar sebab vena besar pada bagian belakang dna sebelah kanan svina mengembalikan aliran darah dari tubuh mneunju jantung sehingga plasenta dapat memperoleh darah yang cukup. Selain itu juga membantu ginjal dalam membuang sisa-sisa produk dan juga cairan tubuh milik sang ibu. Hla itu mencegah terjadinya pembengkakan pada kaki yang sering dialami oleh ibu hamil. Tidur ke posisi ke kanan juga bagus, namun ke kiri lebih baik. Jangan khawatir jika Anda mendapati diri tidur dengan tengkurap atau terlentang karena wajar saja mengubah posisi ketika tidur secara tak sengaja, Anda hanya perlu tidur lagi dengan posisi miring ke kiri.

Perkembangan Janin 4 Bulan di Dalam Rahim Ibu

Perkembangan Janin 4 Bulan di Dalam Rahim IbuPerkembangan janin 4 bulan ini cenderung cepat jika dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. USG sudah dapat melihat pergerakan janin pada masa ini serta jenis kelamin pun sudah mulai dapat diketahui. Organ–organ janin semakin lengkap dan sudah tampak berbentuk bayi dengan jari jemari yang jelas terlihat. Pada masa ini janin Anda akan berukuran sekitar 13 cm dengan berat kurang lebih 140 gram. Tulang rawan yang menyusun kepala bayi perlahan-lahan akan mulai mengeras, selain itu tulang belakangnya pun sudah mulai diselubungi oleh sebuah lapisan pelindung yang disebut juga mielin. Sementara tali pusar yang merupakan jalur makanan yang didapatkannya dari sang ibu akan semakin menguat serta mengembang.

Usia kehamilan di trimester kedua awal ini (kehamilan 4 bulan) begitu memperlihatkan perkembangan yang pesat. Anda harus berhati-hati untuk terus menjaga bayi Anda di dalam kandungan. Karena usia bayi 4 bulan adalah usia yang masih rentan dan masih memiliki risiko-risiko, faktor-faktor penting harus diperhatikan. Salah satunya adalah dengan menjaga keseimbangan gizi. Jangan sampai ibu hamil kekurangan darah yang akan menyebabkan janin kekurangan darah juga, atau kekurangan kalsium karena usia janin 4 bulan adalah waktu di mana tulang-tulang bayi terbentuk dan menguat.

Pada usia kehamilan 19 minggu bahkan janin sudah dapat menelan air ketuban dan ginjalnya sudah dapat berfungsi untuk mengeluarkan air seni. Kemudian rambut-rambut halus mulai tumbuh di kepala dan syaraf-syaraf penerima indera pun sudah tercipta di dalam otak. Wajahnya mulai menyerupai manusia terutama ketika alis dan bulu matanya sudah tampak. Itulah perkembangan janin 4 bulan yang patut diketahui agar sang ibu mampu mengetahui apa yang tengah dialami bayinya di dalam rahim. Selain itu juga untuk mencari tahu apa saja kebutuhan bayi di usia kehamilan 4 bulan dengan melihat kebutuhannya, serta untuk mencegah melkukan hal-hal yang dapat menimbulkan kerugian bagi janin dalam kandungan.

Makanan Ibu Hamil 4 Bulan yang Baik untuk Dikonsumsi

Makanan Ibu Hamil 4 Bulan yang Baik untuk DikonsumsiSudah jelas bahwasannya ibu hamil harus memperhatikan kesehatan dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya. Ini untuk keamanan tumbuh kembang janin serta untuk kesehatan ibu hamil itu sendiri. Termasuk untuk ibu hamil 4 bulan yang sedang mengalami masa janinnya mulai terbentuk semakin sempurna, seperti dengan gerakan janin yang sudah mulai terasa, atau pun dengan segala organ tubuh janin yang semakin lengkap bhakan sampai jari jemarinya. Ibu hamil perlu terus mengupayakan kesehatan keduanya dan juga terkadang harus memilih-milih makanan, tentu saja tidak baik jika selalu mengkonsumsi junk food atau makanan instan yang minim nutrisi dan memiliki efek samping lainnya.

Berikut ini adalah kandungan makanan yang baik untuk dikonsumsi:

Kalsium

Kalsium memang dibutuhkan bahkan semenjak awal kehamilan. Seperti yang telah diketahui bahwa kebutuhan nutrisi seseorang akan meningkat ketika dirinya sednag hamil oleh karena ia juga berkewajiban untuk member nutrisi kepada janinnya, Kaliusm memliki peran yang sangat penitng untuk pembentukan tulang rawan janin dan untuk benayak aspek dalam tumbuh kembangnya. Ibu hamil 4 bulan dapat mengonsumsi suus berkalsium tinggi, keju, serta sayuran berdaun hijau untuk meningkatkan asupan kalsium ke tubuh.

Protein

Protein adalah kandungan makanan lainnya yang penting dan tak pernah tak dibutuhkan oleh tubuh, baik oleh tubuh sang ibu maupun oleh tubuh janin yang sednag dapam tahap penyempurnaan di usia kehamilan 4 bulan. Protein nabati dan protein hewani dua-duanya merupakan protein yang baik untu kesehatan dan perkembangan. Anda bisa mengkonsumsi telur, susu, buah-buahan dan juga sayuran.

Serat

Serat sangat baik bagi pencernaan dan dapat membantu mnegurangi keluhan ibu hamil seputar pencernaaan misalnya untuk mengurangi rasa sembelit karena serta dapat melancarkan pembuatan kotoran dan lancar untuk dikeluarkan. Banyak makanan yang mengandung serat untuk dikonsumsi, terutama buah-buahan seperti jeruk, serta kacang-kacangan dan brokoli.

Zat besi

Anemia adalah gangguan yang sering menyapa ibu hamil termasuk ibu hamil 4 bulan. Kebutuhan akan darah yang berkualitas semakin meningsi yang cukup untuk menangani hal tersebut. Zat besi berguna dalam pembentukan darah, dan diperlukan darah yang berkualitas baik untuk mampu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Zat besi dapat ditemukan pada pisang, kurma, atau pun labu dan sayuran berdaun hjau tua.

Penyebab Perut Masih Kecil Ketika Hamil 4 Bulan

Penyebab Perut Masih Kecil Ketika Hamil 4 BulanBerikut ini adalah beberapa penyebab mengapa perut masih kecil padahal sedang hamil 4 bulan:

  • Plasenta yang Terganggu

Kehamilan memang rentan dengan risiko-risiko yang dapat mengiringinya. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab ibu hamil 4 bulan namun perutnya masih terlihat kecil. Gangguan plasenta adalah salah satunya. Hal ini karena adanya gangguan dengan kesehatan sang ibu dan biasanya memunculkan rasa sakit yang luar biasa. Gejala gangguan plasenta ini hampir sama dengan orang yang memiliki gangguan pada organ hati serta orang yang mengidap darah tinggi.

  • Meminum alkohol dan merokok

Kemungkinan penyebab yang kedua adalah karena ibu hamil merupakan perokok atau sering mengkonsumsi alkohol. Gangguan usia kehamilan 4 bulan ini dapat disebabkan oleh dua kebiasaan buruk tersebut. Oleh karena itu telah diperingatkan bahwa merokok tidaklah baik terutama bagi wanita yang ingin janinnya tumbuh dengan sehat. Begitu pun dengan alkohol. Ukuran perut yang kecil di usia kehamilan 4 bulan patut dicurigai jika memang seharusnya ukuran perut lebih besar dari itu. Maka konsultasikanlah kesehatan Anda ke dokter karena bisa jadi karena faktor lain, seta untuk mendapatkan solusi agar tidak ada hal buruk yang bisa mempengaruhi perkembangan janin lebih jauh.

  • Genetik

Faktor genetik juga bisa mempengaruhi perut Anda masih kecil. Faktor genetik atau faktor keturunan ini telah memiliki bukti bahwa bisa saja menjadi penyebab ukuran perut lebih kecil daripada seharusnya. Namun ini juga bisa dipengaruhi oleh gangguan yang dialami oleh ibu hamil.

  • Usia ibu hamil

Usia hamil cukup berpengaruh untuk menjadikan perut Anda kecil ketika menginjak usia kehamilan 4 bulan atau memasuki trimester kedua. Jika usia ibu hamil di bawah 18 belas tahun atau di atas 35 tahun, hal tersebut akna menjadikan kemungkinan perut kecil ketika hamil menjadi dua kali lipat besarnya. Hamil 4 bulan adalah usia kehamilan di mana perubahan fisik janin semakin nyata, dan diharuskan ibu hamil untuk menjaga kesehatannya dan menghindari gangguan-ganguan yang datang. Oleh karena itu Anda harus rajin berkonsultasi kepada dokter untuk penanganan lebih dini.

Apa saja Keluhan Ibu Hamil 4 Bulan?

Apa saja Keluhan Ibu Hamil 4 Bulan?Kehamilan selalu disertai dengan perubahan fisik, begitu juga dengan ibu hamil 4 bulan. Pada saat usia kehamilan menginjak 4 bulan atau trimester kedua, janin sudah mulai bisa menerima suara dari lingkungannya sehingga banyak orang yang berusaha menstimulasi perkembangan janin dengan cara memperdengarkan musik klasik. Perut sang ibu akna semakin membesar karena perubahan fisik janin semakin kentara, di antara pertumbuhan kepala yang semakin proporsional, dan juga munculnya pembuluh darah. Sealin itu juga jari jemari janin mulai terbentuk, dan jenis kelamin pun sudah mulai dapat dikenali. Selain itu pergerakan janin di rahim sudah terasa sehingga Anda terkadang akan merasa bahwa kaki atau tangannya bergerak.

Keluhan ibu hamil 4 bulan dan solusinya

Pada usia kehamilan 4 bulan, sang ibu akan mengalami linea yakni garis gelap yang panjang di permukaan perut. Hal ini terjadi karena adanya peregangan kulit. Garis gelap ini biasanya memanjang sampai daerah kewanitaan dan pusar. Selain itu, leher ibu hamil pun akan menghitam. Kadang-kadang ibu hamil ada yang terlalu khawatir dan mengira ini adalah gejala kesehatan yang bisa membahayakan dirinya dan janin, padahal sebetulnya ini lazim terjadi pada kehamilan. Garis hitam juga bisa ditemukan di bagian muka, tangan maupun yang lainnya. Bagian payudara dan kulit tubuh akna menggelap dikarenakan uterus memerlukan darah yang lebih banyak 25% dari biasanya. Dan kapasitas paru-paru kana berkurang sehingga terkadang ibu hamil akna mengalami kesulitan bernapas.

Selain keluhan tersebut, ada juga keluhan morning sickness yang berlanjut dari awal kehamilan. Namun pada ibu hamil 4 bulan, sudah mulai terbiasa dan cenderung dapat mengatasinya. Kegerahan atau kepanasan pun sering terjadi pada ibu hamil, tidak aneh lagi jika mengalami kelelahan. Untuk mengatasinya, Anda bisa meningkatkan pengetahuan Anda soal kehamilan sehingga Anda akan mengerti sebab akibatnya. Kemudian ikutilah olahrga ringan khusus ibu hamil atau kelas yoga agar dapat membantu tubuh menjadi lebih sehat dan lebih rileks selama kehamilan. Ditambah lagi ANda dapat membuat diri Anda terlatih untuk menyambut proses kelahiran kelak.

artikel artikel tentang usia kandungan ada di http://www.peterparkerblog.com/kehamilan/usia/

Gejala Serta Hamil 10 Minggu Pada Ibu Hamil

Gejala Serta Hamil 10 Minggu Pada Ibu HamilPada masa- masa kehamilan, terdapat sebuah kalender kehamilan yang bisa membantu seorang ibu dalam mengamati bagaimana perkembangan seorang bayi di dalam tubuh. Bagi anda yang tengah dalam masa kehamilan 10 minggu, biasanya anda akan mengalami rasa mudah lelah dibandingkan masa- masa kehamilan sebelumnya. Rasa mudah lelah ini akan begitu terasa, bahkan ketika anda melakukan aktivitas yang ringan. Pada masa kehamilan ini, anda harus lebih memperhatikan kesehatan anda dengan cara menyeimbangkan waktu istirahat dengan beraktivitas. Selain mudah merasa kelelahan, seorang ibu yang tengah hamil 10 minggu akan mengalami peubahan tubuh yang cukup terlihat yaitu ukuran tubuh yang lebih besar dari sebelumnya. Sebelum memasuki usia ini, ada baiknya jika seorang ibu telah menyiapkan baju khusus ibu hamil. Mengingat ukuran tubuh yang semakin besar, maka menggunakan baju yang lebih longgar dirasa pas dalam usia kandungan 10 minggu tersebut.

Tanda yang biasa muncul pada hamil 10 minggu:

Berikut ini merupakan daftar tanda kehamilan yang biasnaya muncul pada usia 10 minggu yang perlu untuk diketahui:

  1. Perkembangan bayi di dalam janin

Seiring dengan bertambahnya waktu, keberadaan janin yang terdapat di dalam perut tentunya akan berkembang semakin besar hingga waktunya persalinan nanti. Pada usia hamil 10 minggu sudah terlihat banyak perubahan yang cukup terlihat pada janin yang dikandung. Pada usia kehamilan ini, organ- organ tubuh bayi sudah mulai terbentuk dengan baik seperti halnya jari- jari kaki yang sudah menjulur keluar. Mata bayi akan membuka hingga masa kehamilan hingga 25 sampai 27 minggu nantinya. Pada masa kehamilan usia 10 minggu, hal yang cukup terlihat jelas adalah bagian ekor mirip kecebong pada janin sudah hilang. Selain itu, organ dalam pada seorang bayi biasanya juga sudah mulai bekerja seperti halnya organ pankreas yang telah memproduksi urin serta tulang belakang yang telah mulai mengeras. Membesarnya seorang bayi di kandungan sang ibu pada usia ini memberi pengaruh ada bentuk tubuh seorang ibu yang mulai membesar sehingga ukuran pinggang akan hilang. Pada perkembangan bayi yang normal, bayi akan terus tumbuh dan berkembang pada tiap harinya hingga masa persalinan nanti.

Gejala Dan Perkembangan Hamil 9 Minggu Pada Ibu Hamil

Gejala Dan Perkembangan Hamil 9 Minggu Pada Ibu HamilMasa- masa kehamilan merupakan masa yang rentan sehingga anda perlu hati- hati dalam menjaga kehamilan anda. Pada masa kehamilan, ada yang disebut dengan kalender kehamilan yang bisa menjadi patokan bagi tumbuh kembang janin di dalam rahim. Tumbuh kembang janin yang menggunakan kalender kehamilan merupakan sebuah indikator secara umum namun bukan sebuah patokan pasti pada suatu kehamilan. Bagi anda yang telah memasuki usia hamil 9 minggu apa yang sebelumnya disebut dengan embrio telah disebut dengan janin. Ada banyak sekali gejala kehamilan yang terjadi pada usia ini sehingga bisa membuat seorang ibu sedikit merasa terkejut dengan perubahan- perubahan yang terjadi. Untuk itu, kami hadir dengan informasi mengenai kehamilan 9 minggu yang harus anda ketahui sehingga bisa mengurangi rasa khawatir pada seorang ibu. Pada minggu ke 9 dan kedepannya akan terlihat perubahan yang cukup mencolok pada seorang ibu sehingga bisa memunculkan rasa yang tidak nyaman pada anggota tubuh. Pada usia kehamilan ini, perubahan bentuk tubuh sudah mulai terlihat lebih menggemuk sehingga anda membutuhkan baju longgar untuk mempernyaman anda dalam melakukan kegiatan.

Gejala dan tips hamil 9 minggu

Berikut ini kami hadirkan gejala serta tips bagi ibu hamil 9 minggu yang harus anda ketahui:

  1. Perubahan tubuh

Pada usia hamil 9 minggu, pertumbuhan seorang bayi akan terus berkembang pesat hingga minggu- minggu kedepannya. Pada usia ini, ketika anda melakukan USG, anda bisa melihat jari kaki serta jari tangannya yang mulai terlihat. Selain itu, organ tubuh lain seperti halnya tungkai serta kaki bayi juga mulai terbentuk. Kelopak mata bayi pada usia ini akan tertutup rapat. Pada usia kehamilan 9 minggu, berat badan bayi akan semakin bertambah dengan cepat selain itu plasenta akan menyalurkan nutrisi serta menyalurkan limbah yang dibuat dari janin anda. Untuk mencukupi nutrisi serta gizi yang dibutuhkan oleh si bayi anda bisa mengonsumsi banyak sayur juga buah serta makanan lain yang bisa mencukupi kebutuhan anda. Pada usia ini pembentukan alat kelamin pada sang bayi normal namun masih sulit untuk ditangkap dari sonogram. Selain itu, terdapat gejala lain pada usia kehamilan ini yaitu berkurangnya hasrat berhubungan badan dengan suami. Mengantisipasi hal ini, anda perlu mengomunikasikan dengan suami terlebih dahulu agar tidak terjadi kerenggangan hubungan setelahnya. Tidak hanya itu, namun ada kemungkinan pula terjadinya masalah pencernaan seperti rasa nyeri pada bagian ulu hati serta merasa kesulitan ketika ingin tidur terlentang. Pada usia kehamilan ini, anda bisa tidur dengan posisi berbaring miring dengan menggunakan bantal sebagai pengganjal supaya lebih nyaman.

Waspada di Kehamilan Trimester Pertama

Waspada di Kehamilan Trimester PertamaKehamilan terbagi menjadi tiga waktu trimester. Trimester pertama adalah usia kelahiran di dua belas minggu pertama. Pada waktu ini merupakan waktu yang sangat rentan bagi ibu hamil dan janinnya. Segala asupan makanan harus mulai diperhatikan untuk merawat janin di dalam rahim. Kehamilan trimester pertama adalah masa-masa yang sangat menggembirakan dan emosional bagi calon ibu karena penuh dengan keingintahuan akan kehamilan dan bagaimana caranya agar kehamilan dapat berjalan lancar sampai proses melahirkan. Selain rasa bahagia yang melingkupi wanita hamil, kekhawatiran juga sering menjadi beban tersendiri. Ibu hamil tidak boleh terlalu khawatir karena bisa mengakibatkan kehamilan tidak sehat. Namun tidak dipungkiri bahwa kehamilan sangat rentan terhadap hal-hal yang harus diwaspadai berikut ini:

Waspadai 7 Hal Berikut ini yang Kemungkinan Terjadi di Kehamilan Trimester Pertama

  • Pendarahan

Pendarahan di kehamilan trimester pertama mesti diwaspadai karena bisa jadi itu adalah tanda-tanda keguguran apalagi jika disertai dengan sakit perut di bagian bawah atau kram buruk seperti halnya ketika mendapat menstruasi. Jika hanya bercak-bercak biasanya itu lumrah terjadi, namun apabila pendarahannya banyak, Anda harus cek ke dokter karena selain kemungkinan keguguran, ada juga bisa hamil ektopik. Biasanya dokter akan melakukan USG, dan tes bercak darah. Jangan sepelekan pendarahan karena biasanya ada yang tidak beres jika disertai dengan kram hebat serta sakit perut. Untuk mencegahnya, Anda harus berhati-hati dalam setiap aktivitas yang Anda lakukan, jangan sampai atau apa pun yang membahayakan kandungan.

  • Mual dan Muntah

Pada trimester awal kehamilan, mual dan muntah adalah hal yang normal dan merupakan bagian dari kehamilan yang sehat. Indera penciuman biasanya menajam dan itu adalah salah satu faktor mengapa ibu hamil sering mual dan muntah. Namun waspadalah apabila frekuensi mual dan muntah terlalu sering karena bisa menimbulkan dehidrasi, kepala pusing, kekurangan nutrisi, dan kekurangan elektrolit. Tentu saja hal-hal demikian dapat mempengaruhi kondisi kehamilan, perkembangan janin bisa terganggu karena kekurangan cairan dan asupan nutrisi. Periksakanlah ke dokter apabila hal ini terjadi.

  • Demam Tinggi

Apabila Anda mengalami demam dengan suhu tinggi di atas 38 derajat Celcius, waspadalah karena bisa jadi itu adalah tanda-tanda adanya infeksi apabila disertai dengan sakit sendi dengan ruam, sakit kepala, gejala pernafasan atas, serta sakit badan dan gejala-gejala yang menyerupai gejala flu. Anda memerlukan tanggapan serius untuk menghindari hal-hal yang membahayakan kehamilan. Sitomegalovirus (CMV), parvovirus dan toxoplasma adalah beberapa infeksi yang bisa menyerang ibu hamil. Oleh karena itu Anda benar-benar harus waspada pada trimester kehamilan pertama ini.

Hamil 4 bulan

Gambar janin pada usia kehamilan 4 bulanPada usia hamil 4 bulan atau sekitar 17-20 minggu, ibu hamil pada umumnya mulai merasakan pergerakan bayi mereka. Bentuk wajah bayi juga terlihat makin jelas.

Jika pada kehamilan bulan ke-3 Anda masih dapat mengenakan sebagian pakaian biasa yang longgar, pada masa ini kemungkinan besar Anda telah perlu mengenakan pakaian dan celana hamil. Pada bulan ke-4 ini, janin akan semakin membesar dengan wajah yang semakin terbentuk jelas.

Bagaimana Pertumbuhan Janin?

Di awal usia hamil 4 bulan, bayi Anda akan kurang lebih berukuran 13 cm dengan berat sekitar 140 gram. Tempurung kepalanya yang tersusun dari tulang rawan akan mulai mengeras. Saraf tulang belakangnya mulai terselubungi oleh lapisan pelindung bernama mielin. Sementara kelenjar keringat juga mulai berkembang di seluruh tubuhnya. Tali pusatnya yang menjadi saluran sumber makanannya juga akan makin menguat dan mengembang.

Usia 17 minggu

  • Tubuhnya akan membesar mengikuti kepala sehingga wujudnya menjadi lebih proporsional.
  • Wajahnya akan mulai makin tampak serupa manusia dengan pertumbuhan alis dan bulu mata.
  • Meski kelopak matanya menutup, namun bola matanya mulai dapat bergerak. Mulutnya pun mulai dapat terbuka dan tertutup.
  • Jari-jari mulai terbentuk dan sidik jari telah tercipta. Tangannya mulai bisa mengepal.
  • Bayi akan merespons bunyi dari luar, seperti suara musik. Namun kemungkinan Anda belum dapat merasakan pergerakan janin tiap kali.
  • Tubuhnya belum banyak menyimpan lemak sehingga terlihat keriput.

Usia 18 minggu

  • Pembuluh darahnya telah nampak pada permukaan kulit.
  • Telinganya telah muncul, meski belum sempurna.
  • Pada usia ini, jenis kelamin bayi telah dapat dikenali.
  • Mulai minggu ini hingga minggu ke 20, ibu mulai merasakan dengan lebih jelas gerakan-gerakan bayi.

Usia 19 minggu

  • Janin telah dapat menelan cairan ketuban dan ginjalnya dapat membuang air seni.
  • Rambut di kepala mulai tumbuh.
  • Saraf untuk mencium, merasa, melihat, mendengar, dan menyentuh mulai terbentuk pada otak.

Usia 20 minggu

  • Tubuh bayi mulai dilindungi lapisan lemak bernama vernix caseosa. Lapisan ini melindungi kulit bayi yang lama berada dalam cairan ketuban.
  • Bayi Anda akan lebih banyak menelan. Tubuhnya akan menyerap air dalam cairan ketuban dan memasukkannya ke dalam usus besar.
  • Pada minggu ke 20, bayi kurang lebih berukuran 26 cm dan berberat 300 gram.

Apa Saja Perubahan yang Terjadi pada Tubuh Ibu?

Pada usia kehamilan 17-20 minggu, ibu hamil sudah dapat merasakan pergerakan bayi mereka. Sementara perut yang terus mengembang membuat organ tubuh seperti usus bergeser posisi dan tubuh perlu menyesuaikan postur. Sebagai efek rahim yang mengembang, kulit perut akan mengalami pigmentasi sehingga bisa jadi akan terdapat garis hitam pada bagian bawah perut Anda. Kerontokan rambut yang normal mereda sehingga rambut kelihatan lebih tebal dari biasanya. Masalah lain yang mungkin dirasakan adalah kurang tidur, kelelahan, dan sakit kepala. Jika sakit kepala terasa sangat parah, sebaiknya segera periksakan diri karena dapat menjadi gejala penyakit tertentu.

Apa Saja yang Perlu Diperiksakan?

Selain kondisi umum seperti tekanan darah, suhu tubuh, dan berat badan ibu/bayi, ada juga pemantauan penyakit. Jika terdapat riwayat penyakit keturunan, misalnya karena kelainan kromosom dalam keluarga, pada usia kehamilan 18-20 minggu ini, Anda dapat mengambil tes untuk mendeteksi kemungkinan kelainan pada bayi.

Jika Anda memiliki kondisi alergi, kemungkinan pada masa kehamilan ini kondisi tersebut akan makin terasa. Meski tergolong normal, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter jika alergi dirasa terlalu mengganggu. Dokter akan memastikan obat-obatan yang Anda konsumsi aman untuk janin.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Berikut ini hal-hal yang dapat dilakukan dan perlu dihindari pada usia kehamilan 17-20 minggu.

  • Rahim yang membesar kemungkinan akan membuat keseimbangan tubuh Anda terganggu. Maka jika sebelumnya terbiasa mengenakan sepatu berhak tinggi, kini saatnya untuk lebih memilih mengenakan sepatu datar.
  • Susah tidur adalah kondisi yang umum terjadi di masa ini. Gunakan bantal tambahan di sisi tubuh untuk menopang perut. Posisi terbaik adalah tidur menyamping agar pembuluh darah tidak tertekan oleh berat rahim. Berbaring telentang dapat membuat Anda pusing karena terbatasnya aliran darah ke jantung.
  • Pastikan Anda mengonsumsi makanan sehat yang mencukupi kebutuhan zat besi tubuh agar bayi dapat membentuk sel darah merah. Zat besi umumnya terdapat pada daging unggas, ikan, daging merah tanpa lemak, dan bayam.
  • Pada masa ini, kemungkinan Anda akan merasakan nyeri yang sering terasa pada paha atau kaki, disebut nyeri saraf skiatik.
  • Tetap lakukan olahraga yang aman untuk ibu hamil.
  • Waspadai gejala tertentu seperti pendarahan yang dapat menjadi tanda kondisi serius. Gatal-gatal berlebihan juga dapat menjadi gejala gangguan hati yaitu kolestasis obstetrik.

Setelah mulai merasakan pergerakan bayi di usia hamil 4 bulan ini, pada bulan berikutnya janin akan makin menyerupai bayi kecil. Pada kehamilan bulan kelima, gerakan bayi yang tadinya hanya sebatas tendangan halus akan berubah menjadi dorongan yang terasa lebih kuat. Selain itu, gejala-gejala kehamilan seperti mual dan sering buang air kecil akan mereda. Bulan tersebut bisa menjadi masa yang paling dinikmati bagi para ibu hamil.

Baca siklus kehamilan selanjutnya di Hamil 5 Bulan: Masa yang Sering Dianggap Paling Nyaman

4 Makanan Wajib Konsumsi Pada Kehamilan Trimester Pertama

makanan wajib konsumsi saat hamilArtikel ini akan menjelaskan tentang makanan sehat pasa kehamilan trimester pertama, apa saja makanan sehat tersebut dan kenapa diperlukan makanan tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat.

Hamil tentunya merupakan suatu kabar bahagia yang ingin didengar oleh pasangan suami istri. Kehamilan pertama tentunya sangat mendebarkan bagi calon ibu. Anda tentu memiliki rasa penasaran yang besar tentang kehamilan anda yang akan berujung pada mencari berbagai informasi baik dari kalangan ibu-ibu yang lain, majalah, maupun online. Untuk calon ibu yang masih sangat baru dan asing dengan dunia kehamilan dan perkembangan janin, anda harus tahu bahwa kehamilan anda terbagi dalam tiga trimester.

Trimester pertama adalah masa 12 minggu setelah anda mengalami menstruasi terakhir. Pada kehamilan trimester pertama, begitu banyak perubahan yang akan terjadi pada tubuh anda untuk menyesuaikan diri dengan calon bayi yang tumbuh dalam rahim anda. Tentunya, anda harus cara menjaga pola makan untuk menghindari terjadinya keguguran. Keguguran sangatlah rawan terjadi pada trimester pertama. Apabila tubuh ibu lelah atau sang bayi tidak mendapat cukup gizi yang dibutuhkan, keguguran bisa terjadi kapan saja yang tentu saja juga bisa membahayakan nyawa sang ibu itu sendiri. Penting hukumnya untuk tahu makanan apa yang baik untuk dikonsumsi pada trimester pertama. Berikut ulasannya.

1. Perbanyak Konsumsi Sayuran Hijau

Wajib hukumnya bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi sayuran. Morning sickess yang biasanya dialami oleh ibu hamil bisa dikurangi dengan banyak konsumsi sayuran hijau. Tidak hanya mengurangi rasa mual, sayuran hijau seperti bayam tentunya kaya akan zat besi yang sangat dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin. Sayuran juga kaya akan mineral yang tentunya dibutuhkan pada kehamilan trimester pertama. Nah, untuk para calon ibu, jangan malas makan sayuran saat trimester pertama.

Posisi Tidur Yang Baik Untuk Ibu Hamil Pada Trimester Terakhir

posisi tidur terbaik keitka sedang hamilHello para pembaca, kali ini artikelnya menjelaskan tentang posisi tidur yang baik untuk ibu hamil  pada usia kehamilan 6-9 bulan / trimester 3. Artikel ini juga dijelaskan posisi posisi tidur yang lain dan efeknya untuk ibu hamil.

Selama ini kita ketahui bahwa kebanyakan dari ibu yang sedang mengandung sering mengalami kebingungan dalam urusan tidur. Tidur adalah salah satu kebutuhan pokok seorang manusia. Seorang manusia tak mungkin menjalani kehidupannya tanpa mengistirahatkan tubuhnya. Tidur malam merupakan waktu istirahat yang sangat efektif untuk setiap orang, terutama ibu hamil. Manfaatnya, yakni untuk membentuk kekebalan tubuh/ imun. Memiliki waktu untuk tidur malam yang efektif selama 7 – 9 jam sehari akan membantu seorang ibu yang sedang hamil dalam menjaga stabilitas tekanan darahnya. Menjaga tekanan darah agar tetap normal bagi seorang ibu hamil sangatlah penting. Tapi, selain itu ada pula hal yang penting untuk diperhatikan oleh seorang ibu hamil, terlebih ketika sudah sampai pada trimester terakhir kehamilannya. Seorang ibu harus lebih berhati-hati dalam menjaga kandungannya yang semakin besar tersebut. Ada baiknya jika mengetahui posisi tidur yang baik untuk ibu hamil, terutama pada trimester terakhir masa kehamilannya.

Posisi Tidur Terbaik Untuk Ibu Hamil Pada Kehamilan Trimester 3

Berikut ini dijelaskan tentang macam macam posisi tidur dan efeknya untuk ibu hamil.

1. Posisi Tidur Terlentang

Posisi tidur yang memberikan tumpuan pada bagian belakang tubuhnya, atau punggung yang selama ini kita sebut dengan terlentang bukanlah posisi tidur yang baik untuk ibu hamil pada trimester terakhir. Tidur dengan posisi terlentang dikatakan tidak baik karena dapat mengakibatkan berbagai gangguan pada ibu hamil. Selain tidak baik untuk ibu hamil pada masa kehamilan trimester terakhir, posisi terlentang juga tidak baik untuk ibu hamil pada trimester kedua. Tapi, bagi seorang ibu yang baru memasuki trimester awal kehamilan anda, anda masih bisa tidur dengan posisi tersebut karena tidak membahayakan anda dan kandungan anda.

Bulan ke 8 Kehamilan yang Sangat Dinantikan

kehamilan bulan ke 8Masa kehamilan 8 bulan merupakan salah satu masa yang sangat ditunggu, karena memang itu adalah masa dimana beberapa minggu lagi, si buah hati akan lahir. Dan tentu saja banyak persiapan mulai dari fisik dan lainnya yang memang harus dipersiapkan. Hal yang perlu dipersiapkan tentu saja bukan hanya masalah kelahiran tetapi juga gizi dan lainnya yang harus dilihat. Hal-hal tersebut memang harus diperhatikan untuk membuat kelahiran bayi semakin matang. Dan tentu saja, hal diatas tidak bisa diremehkan begitu saja. Di bawah ini akan ada beberapa hal yang mungkin saja dapat diambil untuk membuat hal diatas terwujud.

Hal yang pertama tentu saja terus menjaga kesehatan untuk sang ibu dan juga sang buah hati. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan olahraga yang teratur untuk sang ibu. Olahraga yang dilakukan tentu saja bukan olahraga berat. Tetapi lebih ke arah olahraga yang dapat merefleksikan diri dan juga untuk membuat tubuh sang ibu segar kembali. Karena seperti yang kita tahu masa kehamilan 8 bulan adalah masa dimana sang ibu harus benar-benar merawat serta menjaga kebugaran tubuh untuk mempersiapkan kelahiran sang buah hati. Jadi, yoga dapat menjadi salah satu pilihan yang menjadi solusi yang dapat diambil oleh anda setiap saat.

Selain itu, hal yang terpenting tentu saja, asupan gizi yang harus dijaga oleh sang ibu. Memang, sangat sulit untuk menghindarkan diri dari rasa mual yang menyerang. Tetapi perlu diketahui bahwa asupan gizi juga diperlukan untuk sang buah hati. Jadi, hal yang dapat dilakukan adalah dengan memakan makanan yang segar dan tentu saja mempunyai vitamin yang tinggi, memang akan terasa rasa mual yang terkadang muncul. Tetapi hal tersebut dapat diantisipasi dengan memakan buah yang memang dapat difungsikan untuk mengantisipasi rasa mual yang muncul. Hal diatas tentu saja dapat mempermudah masa kehamilan 8 bulan. Karena memang banyak hal yang harus dipersiapkan sebagai calon ibu. Selamat melakukan pola hidup sehat dan yoga di tengah masa kehamilan anda

Pingin tahu perubahan perubahan apa dan tanda tanda pada kehamilan 8 bulan, silakan cek di http://www.peterparkerblog.com/3017/kehamilan-8-bulan/ .

Cara Menjaga Masa Kehamilan 7 Bulan

menjaga kehamilan 7 bulanCara menjaga masa kehamilan 7 bulan bukanlah hal yang mudah. Banyak yang harus diperhatikan jika kita berada dalam masa kehamilan yang terbilang tua tersebut. Mulai dari asupan gizi hingga bagaimana cara menghindari mual yang terasa pada tubuh kita. Dan tentu saja banyak cara yang bisa kita lakukan jika kita memang berniat untuk melakukan beberapa hal yang baik untuk proses kehamilan kita serta anda yang memang tengah menjadi calon ibu. Beberapa cara diantaranya adalah dengan mengatur pola makanan serta menjaga kesehatan tubuh. beberapa cara diantaranya dapat kita lihat di cara yang ada di bawah ini yang semoga berguna untuk anda para calon ibu.

Cara pertama yang dapat dilakukan tentu saja, menjaga pola makan kita agar asupan gizi tetap tercurah untuk sang buah hati yang akan lahir. Kita bisa mulai mengkonsumsi buah atau makanan lain seperti ikan atau daging yang memang mempunyai banyak kandungan gizi. Dan tentu saja, masalah yang akan timbul sesekali adalah rasa mual yang akan muncul di antara para calon ibu. Tetapi hal tersebut tidaklah perlu ditakutkan, karena dalam masa kehamilan 7 bulan, sangat wajar untuk mengalami hal seperti mual, karena memang terkadang si buah hati bergerak yang tentu tidak kita ketahui kapan waktunya. Dan mual disebabkan karena pergerakan yang kadang terjadi tersebut.

Selain itu, untuk anda juga harus menjaga kebugaran tubuh. banyak cara yang bisa dilakukan, seperti berolahraga yang memang dikhususkan untuk para ibu yang akan melahirkan. Biasanya yoga adalah salah satu olahraga yang dipilih karena ringan dan juga dapat merefleksikan tubuh menjadi lebih nyaman. Ini tentu saja, akan sangat berpengaruh dalam perkembangan si buah hati serta ibu sendiri. Jadi, jangan khawatir jika anda tidak dapat berolahraga, karena nyatanya tetap ada olahraga yang dikhususkan untuk para ibu. Selamat menjaga serta menanti kehadiran bayi pada masa kehamilan 7 bulan. Dan jangan lupa untuk terus hidup sehat agar sang calon buah hatipun dapat ikut lahir dengan sehat.

Info lain tentang kehamilan 7 bulan dapat dilihat di sini yaa.

Menghindari Mual Pada Masa Kehamilan 6 Bulan

mual di kehamilan 6 bulanDitulisan kali ini akan disajikan topik tentang masa kehamilan 6 bulan dan mual yang biasanya masih menyertai. Masa kehamilan 6 bulan memang suatu fase yang sangat menyenangkan dan dinanti. Pasalnya memang sekarang ini, masa kehamilan tersebutlah yang harus dijaga karena akan menuju masa kelahiran si buah hati. Tetapi tentu saja, menghadapi masa kehamilan tidaklah semudah di masa-masa awal jika telah di masa kehamilan tua. Pastilah banyak sekali tantangan, dan salah satu tantangan yang wajib diperhatikan adalah menahan rasa mual yang amat sangat.

Sebenarnya rasa mual ini bukan timbul karena kesalahan atau lainnya. Tetapi lebih karena terdapat si buah hati yang terkadang bergerak dan hal tersebut tentu saja hal yang baru bagi tubuh kita. dan ini memang wajar terjadi oleh para calon ibu.

Pasti tentunya banyak cara yang harus diperhatikan karena jika terlalu banyak mual pun akan menyebabkan hal yang tidak diinginkan. Seperti sakit dan banyak gizi yang tidak dapat masuk ke dalam tubuh. Maka dari itu sangat penting untuk mencari hal yang menghindarkan sang ibu dari masa mual yang pasti datang pada masa kehamilan 6 bulan.

Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan selalu mengkonsumsi makanan yang segar. Makanan yang segar akan jauh lebih enak dikonsumsi dan tidak menyebabkan mual dibandingkan makanan yang sudah lama atau tidak menarik lagi

Selanjutnya, Mengkonsumsi buah sangat bagus:

Mempersiapkan Kelahiran pada Kehamilan Trimester Ketiga

senam hamil sangat disarankan saat kehamilan trimester ketiga Kehamilan trimester ketiga adalah trimester terakhir dimana janin akan dipersiapkan dengan maksimal. Janin akan mengalami pertumbuhan yang signifikan pada organ dalam, otak dan jaringan sampai janin berubah menjadi bayi yang sudah bisa melihat dan merasa. Pada periode ini, ibu akan mengalami banyak sekali perubahan fisik maupun keluhan fisik dan mental. Persiapan yang baik diperlukan, apalagi dengan rasa gugup yang melanda menjelang kelahiran.

Senam pada Kehamilan Trimester Ketiga

Pada periode kehamilan trimester ketiga, ibu sangat disarankan untuk melakukan senam baik itu senam hamil yang berfokus pada pernafasan untuk membantu kelahiran ataupun senam kegel yang akan menguatkan otot-otot pada saat kontraksi selama melahirkan. Senam kegel dapat dilakukan setiap hari dan setiap saat, maka pastikan untuk melakukannya dengan rutin. Di kelas senam kehamilan, ibu juga akan memperoleh berbagai informasi yang berhubungan dengan kelancaran kehamilan.

Jika ini adalah kehamilan pertama ibu, maka akan sangat wajar jika ibu mengalami rasa gugup yang luar biasa dan mengatur emosi adalah hal yang harus dialkukan. Di senam kehamilan kehamilan trimester 3, ibu akan diajarkan untuk tenang dan mengatur emosi. Jika ini adalah kehamila kedua atau ketiga ibu, maka bukan berarti ibu tidak perlu senam hamil atau melatih otot. Harus diingat bahwa otot akan kencang dan kuat jika dilatih. Maka dari itu, akan sangat berguna jika ibu tetap melatih otot dan pernafasan pada kehamilan trimester ketiga agar proses kelahiran dapat berjalan dengan lancar.

Berbelanja Kebutuhan Bayi dan Ibu

Pada kehamilan trimester 3, beberapa ibu tidak ingin keluar dari rumah karena merasa tidak enak badan atau gugup, tetapi ada juga ibu yang ingin selalu keluar rumah untuk mengalihkan rasa gugup dan tidak enak badan. Lakukan apa yang membuat ibu nyaman dan jika ibu belum membeli perlengkapan bayi dan ibu, maka berbelanja bisa menjadi terapi yang baik untuk mengatasi rasa gugup. Jika ibu berbelanja, maka pastikan untuk didampingi orang terdekat, jadi saat ibu lelah atau merasa tidak enak badan aka nada yang membantu ibu. Usahakan badan selalu bugar pada kehamilan trimester ketiga.

Tips untuk Ibu di Kehamilan Trimester Kedua

senam hamil mulai saat kehamilan trimester kedua Usia Kehamilan trimester kedua adalah periode pertumbuhan janin. Janin akan mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dan signifikan pada periode ini seperti pertumbuhan organ dalam. Jika pada trimester pertama janin masih sangat rapuh, maka pada trimester kedua ini, bayi sudah cukup kuat dan siap tumbuh. Tentu saja, ibu perlu memberikan dukungan yang maksimal untuk periode ini.

Hal Penting yang Harus Dilakukan pada Kehamilan Trimester Kedua

Pada kehamilan trimester kedua, ibu harus tetap menjaga makanan dan berolahraga ringan agar tetap sehat dan dapat mendukung semua pertumbuhan janin dengan sangat maksimal . Apa yang ibu makan akan mempengaruhi perkembangan janin, maka sangat disarankan untuk mengatur pola makan dan makan dengan nutrisi yang seimbang. Janin perlu protein dan nutrisi yang lengkap agar tumbuh dengan baik dan maksimal di kehamilan trimester 2.

Cek Dokter pada Kehamilan Trimester Kedua

Pada kehamilan trimester kedua, ibu akan kebih sering mengunjungi dokter untuk mengecek perlembangan janin dan menjalani beberapa tes. Dokter juga akan memberikan saran tentang apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan. Melakukan senam hamil atau terapi juga disarankan pada periode ini. Akan mulai banyak ketidaknyamanan yang muncul baik dari segi fisik dan emosional. Karenanya, ibu sangat disarankan untuk menjaga kesehatan fisik dan emosi. Kulit dan bentuk badan akan mulai berubah dan tentu saja ini akan memerlukan kesiapan mental. Pada kunjungan ke dokter, ibu akan dijelaskan berbagai macam perubahan yang akan terjadi, maka ibu tidak akan terlalu kaget atau kuatir dengan berbagai perubahan termasuk perubahan berat badan yang cukup signifikan di kehamilan trimester 2.

Persiapan di Kehamilan Trimester Kedua

Pada periode ini, ibu sangat disarankan untuk mulai mencari kelas-kelas senam hamil yang ada si daerah ibu. Bukan hanya itu, pada akhir kehamilan trimester kedua, ibu juga bisa mulai berbelanja kebutuhan bayi. Pada awal kehamilan trimester ketiga dan akhir, ibu akan mengalami banyak keluhan fisik dan emosi. Pada saat itu, ibu tidak tahu apakah ibu bisa berbelanja kebutuhan bayi atau tidak, maka persiapkanlah paling tidak separuh dari kebutuhan bayi pada kehamilan trimester kedua.