Uji Protein Menentukan Positifnya Suatu Makanan

uji protein - uji biuret Uji protein bisa disebut sebagai uji biuret yang berarti suatu cara untuk memberikan hasil yang jelas terhadap senyawa-senyawa yang dipercaya memiliki ikatan peptida. Uji biuret digunakan sebagai cara untuk menentukan senyawa protein. Makanan yang terserap dalam tubuh tentunya memiliki sejumlah protein yang berasal dari unsur hewani dan nabati. Kendati demikian proses terserapnya protein serta bagaimana manfaatnya memang dapat dibuktikan oleh adanya hasil tes uji. Protein yang nantinya akan masuk pada tubuh tidaklah hanya sekdar zat biasa, namun tubuh berkerja untuk berproses penuh dalam mencerna setiap makanan yang masuk. Sistem pencernaan kita tidak lantas asal mencerna namun apapun yang dimakan tentu harus memenuhi standar unsur yang jelas sehingga bermanfaat pada tubuh kita.

Cara Kerja Uji Protein

Bagi para ahli gizi dan peneliti biasanya akan mencoba uji protein yang terdapat pada makanan yang selalu dikonsumsi. Sebagai sample,makanan tersebut akan diuji kadar dan tingkat proteinnya, apakah masuk dalam kriteria sehat atau tidak. Tes semacam ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana protein bisa berproses dalam tubuh. Zat protein yang banyak mengandung asam amino sebagai fungsi yang sudah dapat dicerna atau tidak. Bagi para ahli mereka akan meneliti ini dengan berbagai alat yang digunakan seperti tabung reaksi, pipet, unsur kimiawi yang membantu penyerapan dalam hal tes uji protein di lab. Sample makanan kemudian akan dites dari kadar mineral, vitamin serta tingkat penyecarapannya untuk mengetahui intensitas asam amino yang terkandung didalamnya. Zat-zat itu akan dibaurkan dengan tetesan larutan seperti CuSO4 yang sifatnya encer. Larutan tersebut berwarna ungu yang gunanya sebagai petunjuk terhadap positif atau negatifnya suatu kandungan protein pada makanan.

Macam-Macam Tes Uji Protein

Adapun tes uji protein yang dibanyak dilakukan oleh peneliti dan ahli gizi biasanya mengarah pada tes kimiawi yaitu bercampur dengan zat pembantu seperti larutan cair. Ada yang namanya tes uji xantoprotein, hal ini bertujuan untuk memberikan hasil yang positif terhadap asam amino yang terkandung dalam makanan. Ada beberapa unsur zat yang mengimbanginya seperti fenilalanin,tirosin,dan triptofan. Adapula tes uji milon, tes ini untuk memberikan hasil yang positif pada protein yang mengandung asam amino dengan gugus fenol seperti tirosin. Ada pula uji belerang, hal ini bertujuan sebagai pemberi hasil positif pada protein yang mengandung asam amino dengan gugus belerang misalnya sistein, sistin, serta zat yang namanya metionin. Dari beberapa tes uji diatas semuanya tentu menggunakan alat bantu dan larutan yang berbeda jenis sesuai dengan tes uji protein yang dilakukan.

3 Responses

  1. tips kesehatan 2 years ago
  2. informasi 3 years ago
  3. tips kesehatan 3 years ago

Add Comment