Hentikan Merokok demi Kesehatan Ibu dan Anak

by alisha on May 17, 2012

hindari merokok demi kesehatan ibu dan anak Pentingnya kesehatan ibu dan anak berpengaruh dalam kualitas hidup keduanya, khususnya pada sang anak. Bagi anak hal yang penting untuk tetap dalam kondisi prima tidak hanya kesehatan anak itu sendiri melainkan kesehatan sang ibu yang nantinya menjadi faktor penentu kualitas hidup sang anak. Fakta yang tidak bisa dipungkiri, akhir-akhir ini semakin banyak ibu yang sedang hamil dan ibu menyusui tidak bisa menghentikan kebiasaannya untuk merokok. Semua orang awam pun tahu bahwa merokok merupakan hal yang jauh dari upaya untuk menjaga kesehatan. Kebiasaan seorang ibu merokok yang seperti itulah yang harus dicegah dan dihentikan.

Resiko Merokok bagi Kesehatan Ibu Menyusui

Kebiasaan merokok yang tidak dapat dihentikan dan ekstrim telah banyak memakan korban baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Kebiasaan ini akan lebih berakibat buruk bila terjadi pada ibu yang sedang menyusui karena akan mengganggu kesehatan ibu dan anak. Dalam hal ini, akan diulas resiko ibu menyusui yang tidak dapat menghentikan kebiasaan merokok. Produksi ASI seorang ibu menyusui akan menurun seiring dengan menurunnya hormon prolaktin yang memacu produksi ASI akibat merokok. Hal lain yang merupakan resiko dari merokok adalah turunnya LDR (Let Down Reflects) yaitu keluarnya ASI dari payudara ibu akibat daya hisap bayi saat menyusu pada ibu. Bila LDR ini menurun maka seberapa banyak pun ASI yang diproduksi seorang ibu akan tetap sulit untuk dikeluarkan. Bila ASI yang diproduksi tidak keluar bukan hanya mempengaruhi kesehatan sang anak melainkan ibu juga akan merasakan payudara nya terasa nyeri. Selain itu karena ASI tetap menumpuk dan tidak bisa keluar, maka hormon yang seharusnya memacu untuk memproduksi ASI tidak akan dikeluarkan karena hormon tersebut mendapat sinyal bahwa ASI dari ibu masih banyak. Akibatnya, semakin lama ASI ibu akan semakin berkurang karena kurangnya hormon tersebut, hingga akibat terburuk ASI tersebut sulit untuk diproduksi.

Resiko bagi Neonatus

Tentunya bagi bayi baru lahir (neonatus) yang notabene sebagai perokok pasif akan lebih mudah terserang penyakit radang paru-paru, asma, bronkitis dan penyakit pernafasan lainnya karena terus-menerus menghisap asap rokok. ASI yang dikeluarkan sang ibu mengandung zat-zat nikotin yang beracun akibat dari rokok. Zat-zat apapun baik itu berasal dari obat, zat kimia, maupun nutrisi akan ikut tersalurkan bersama ASI karena zat-zat tertentu lebih mudah melekat ke dalam protein yang terkandung dalam ASI daripada dalam plasma. Neonatus yang lebih sering terpapar asap rokok kadar HDL dalam darahnya rendah, padahal HDL (kolesterol baik) memegang peranan penting untuk melindungi mereka dari penyakit. Uraian di atas menunjukkan betapa pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak. Janganlah meremehkan hal kecil yang akan berpengaruh pada masa depan sang anak, karena bulan-bulan awal neonatus untuk mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama merupakan waktu yang sangat krusial.

Pilihan Sang Ibu Demi Kesehatan Ibu dan Anak

Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh seorang ibu yang sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan merokoknya, “Apakah seorang ibu yang merokok boleh menyusui anaknya atau tidak?”.Tentunya, seorang ibu yang hamil dan menyusui tidak seharusnya merokok karena dapat membahayakan sang anak dan diri sendiri. Namun, bila dibandingkan dengan seorang ibu yang merokok tetapi memberikan asupan susu formula tanpa ASI kepada bayi akanlah lebih baik bagi seorang ibu merokok untuk tetap memberikan asupan ASI eksklusif walaupun sedang merokok. Hal ini didasari oleh sebuah penelitian yang menyatakan bahwa ASI dapat menetralisirkan zat-zat racun berbahaya yang ditimbulkan dari asap rokok sehingga dapat mencegah resiko terjadinya penyakit radang paru-paru bagi bayi. Disinilah peran keluarga khususnya suami sebagai pendukung utama untuk peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Related Posts

  1. Pentingnya Gizi Ibu Menyusui
  2. Tentang Ibu Menyusui
  3. Kebutuhan Makanan Ibu Menyusui
  4. Pentinya Menjaga Kesehatan Ibu Hamil
  5. Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Kurangi Risiko Berbahaya
  6. Makanan Anak di Masa Pertumbuhan

Cara Cepat Hamil

{ 5 comments… read them below or add one }

Leave a Comment